Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMKM), Teten Masduki, menekankan pentingnya penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tepat sasaran dan berkualitas untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil dan menengah di Indonesia. Hal ini disampaikan dalam berbagai kesempatan, dengan tujuan agar KUR yang diberikan dapat mendukung pengembangan usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Menurut Teten, KUR merupakan salah satu instrumen utama dalam memperkuat sektor UMKM, yang telah terbukti menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Namun, ia juga mengingatkan bahwa penyaluran KUR tidak hanya sekadar memberikan bantuan finansial, tetapi juga harus memperhatikan kualitas usaha yang mendapatkannya.
Pentingnya Penyaluran KUR yang Tepat Sasaran
Teten menegaskan bahwa penyaluran KUR harus tepat sasaran, yakni diberikan kepada pelaku UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang, terutama yang memiliki produk unggulan dan pasar yang jelas. Hal ini agar KUR yang disalurkan benar-benar dapat digunakan untuk pengembangan usaha, bukan sekadar sebagai tambahan modal yang tidak produktif. Oleh karena itu, pemerintah berusaha untuk memastikan bahwa pengusaha yang menerima KUR telah melalui seleksi yang ketat dan didampingi dengan pelatihan dan pendampingan usaha.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat kerjasama antara pemerintah, lembaga keuangan, dan sektor swasta dalam memastikan proses seleksi yang transparan dan akurat. Hal ini juga sejalan dengan upaya untuk meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku UMKM, sehingga mereka lebih cerdas dalam mengelola dana pinjaman.
KUR Berkualitas untuk Usaha Berkelanjutan
Selain penyaluran yang tepat sasaran, Menteri Teten juga menyoroti pentingnya kualitas penggunaan KUR. Penyaluran KUR harus diarahkan pada pengembangan usaha yang berkelanjutan, dengan memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik. Pelaku UMKM diharapkan dapat menggunakan dana KUR untuk mengembangkan produk mereka, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan efisiensi operasional.
Di samping itu, Teten berharap para penerima KUR dapat memanfaatkan dana tersebut untuk inovasi dan digitalisasi usaha. UMKM yang bertransformasi ke dunia digital akan lebih mudah dalam mengakses pasar yang lebih luas, serta memiliki daya saing yang lebih kuat. Oleh karena itu, pengusaha UMKM perlu didorong untuk terus berinovasi, terutama dalam memanfaatkan teknologi untuk mempercepat proses produksi dan distribusi.
Penutupan
Dengan penyaluran KUR yang tepat sasaran dan berkualitas, diharapkan sektor UMKM Indonesia dapat tumbuh lebih pesat, memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional, serta membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas. Pemerintah, melalui kebijakan yang ada, terus berkomitmen untuk mendorong pemberdayaan UMKM sebagai pilar penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia.